Farmasi Universitas Lampung

Transformasi Jurusan Farmasi Menuju Fakultas Farmasi Tahun 2028

Transformasi Jurusan Farmasi Menuju Fakultas Farmasi Tahun 2028 BERITA April 14, 2026 Admin (Unila): Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan kegiatan penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) di Ruang Tulip lantai tujuh Hotel Grand Mercure Lampung, Rabu, 17 Juli 2024. Penyusunan RIP bertujuan untuk menentukan roadmap dan transformasi jurusan Farmasi menjadi Fakultas Farmasi Unila. Saat ini jurusan Farmasi berusia enam tahun dan sudah meluluskan dua angkatan. Rencana pengembangan jurusan Farmasi mulai dari Program Studi (Prodi) S-1 Farmasi, Progdi Profesi Pendidikan Apoteker (PSPPA), dan S-2 Magister Farmasi. “Perwujudan cita-cita ini harus dimulai dengan membentuk rencana strategis dan aksi nyata,“ ujar Prof. Asep Sukohar. RIP 2024-2028 merupakan dokumen formal perencanaan jangka menengah yang mengacu kepada statuta dan Renstra Unila, rencana induk pembangunan, dan keputusan Senat FK Unila terkait dengan penelitian. RIP ditujukan bagi dosen peneliti di lingkungan Jurusan Farmasi FK Unila yang akan menyusun usulan penelitian, sehingga hasil penelitian yang diperoleh dapat diterapkan untuk memecahkan masalah pembangunan, khususnya di bidang farmasi sesuai visi dan misi Jurusan Farmasi FK Unila. Roadmap Penelitian Jurusan Farmasi FK Unila akan dijalankan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas yang dihasilkan dari evaluasi diri, kinerja badan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dengan melibatkan seluruh unit-unit pendukung dan sumber daya dalam pelaksanaannya. RIP Jurusan Farmasi merupakan program kegiatan yang diinisiasi dan digawangi Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., Sp.KKLP., yang juga sebagai Ketua Senat FK Unila. Pengembangan Jurusan Farmasi Unila guna mendukung sistem kesehatan di Provinsi Lampung dan nasional, terutama bidang kefarmasian seyogyanya sudah merancang transformasi secara masif dan komprehensif dalam menentukan arah hilirisasi dan diseminasi outcome penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai indikator kinerja universitas dan fakultas. RIP Jurusan Farmasi dibuka Dekan FK Unila Dr. dr. Evi Kurniawaty, M.Sc., pada kesempatan acara tersebut, sangat mendukung dan menyambut antusias semua saran dan rekomendasi yang disampaikan Ketua APTFI. “Pengembangan centre of excellent dan Laboratorium Riset Terpadu, serta Laboratorium Pendidikan Program Studi Farmasi dalam proses pembangunan pada DIPA tahun 2025, termasuk Apotek Pendidikan yang sudah groundbreaking,“imbuh dr. Evi. Penyusuan RIP dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama dr. Oktafany, M.Pd.Ked., dan Wakil Dekan Bidang  Kemahasiswaan dan Alumni dr. Rasmi Zakiah Oktarlina, M.Farm., Ketua Jurusan Farmasi dr. Rani Himayani, SpM., koordinator bagian dan Koordinator subbag. FK serta dosen, PLP, dan tendik, dari Jurusan Farmasi FK Unila. Narasumber dalam RIP Jurusan Farmasi FK Unila yaitu Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, S.Si., M.Si., sebagai ketua APTFI dan sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Farmasetika UII Yogyakarta, menyatakan, struktur kurikulum harus berbasis OBE untuk mencapai kompetensi mahasiswa sesuai dengan CPL dan CPMK. Giat RIP juga dihadiri para stakeholder dari berbagai jejaring mitra di antaranya Instalasi Farmasi RSUD Dr. Abdoel Moeloek, BBPOM Bandar Lampung, Dinas Kesehatan, Puskesmas Satelit, Apotek Kimia Farma (KFA) BM Lampung, dan PBF PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD), yang turut memberi masukan untuk kemajuan Farmasi Unila ke depannya. Ketua APTFI Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si., merekomendasikan, sebaiknya Farmasi FK Unila segera membuat rancangan Industrial Pharmacy Factory Teaching (industri farmasi mini di kampus), guna pendidikan dan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE). OBE adalah sistem pendidikan yang berfokus pada hasil pembelajaran atau outcome. Pendekatan ini tidak hanya berpusat pada materi yang harus diselesaikan, tetapi juga pada persiapan lulusan agar mereka memiliki keterampilan relevan untuk menghadapi dunia kerja. Para dosen juga diharapkan dapat mengimplementasikan OBE dalam sebaran materi pembelajaran agar kompetensi lulusan yang diharapkan dapat tercapai di mana dapat membawa manfaat sesuai kebutuhan di lapangan kerja, yang telah disampaikan para stakeholder. Berita Lainnya Transformasi Jurusan Farmasi Menuju Fakultas Farmasi Tahun 2028 The 1st Pharmacy of Lampung University Competition Prodi Farmasi Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Tingkatkan Branding Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unila Pasang Banner di UMKM Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Bagikan Postingan Ini

Farmasi FK Jalin Kerja Sama Internasional dengan UKM Malaysia

Farmasi FK Jalin Kerja Sama Internasional dengan UKM Malaysia BERITA April 14, 2026 Admin (Unila): Dalam upaya mempersiapkan akreditasi unggul melalui reakreditasi LAMPTKes dan pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU), Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) menjalin kerja sama strategis dengan Fakulti Farmasi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Penandatanganan kerja sama berlangsung di kampus UKM Kuala Lumpur pada Kamis, 13 November 2025. Kerja sama ini merupakan bagian dari langkah FK Unila untuk memperkuat jejaring internasional dan mendorong program studi berstandar global. UKM sendiri merupakan institusi bereputasi tinggi, menempati peringkat ke-126 dunia, ke-26 di Asia, dan ke-2 di Malaysia. Dalam bidang “Pharmacy and Pharmacology”, UKM berada di peringkat ke-101 dunia versi QS World University Rankings. Dekan Fakulti Farmasi UKM, Prof. Dr. Mohd Makmor Bakry, menyambut baik kunjungan delegasi FK Unila. Ia didampingi jajaran pimpinan fakultas, antara lain Prof. Dr. Haliza binti Katas (Deputy Dean Research & Innovation), Associate Prof. Dr. Mohd Hanif bin Zulfakar (Deputy Dean Industry & Community Partnership), Dr. Chandini Menon a/p Premakumar (Coordinator for International Relations), Dr. Nor Asyikin binti Mohd Tahir (Coordinator for Pharmacy Practice Discipline), ChM. Hazni Falina binti Mohamad (Coordinator for Laboratory Services Unit), dan Thohir bin Hasim (Ketua Pentadbiran Fakulti Farmasi). Dari pihak FK Unila, hadir apt. Zulpakor Oktoba, S.Si., M.Farm selaku Sekretaris Unit Humas dan Kerja Sama Fakultas. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam program Student Mobility dan pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi. “Kolaborasi ini akan menjadi landasan untuk memperluas kerja sama dalam berbagai aspek, termasuk pertukaran dosen, riset kolaboratif, dan publikasi bersama,” ujar Zulpakor. Program kerja sama yang telah disepakati mencakup pertukaran dosen mengajar, kolaborasi riset, publikasi ilmiah bersama, serta penyelenggaraan Summer School yang direncanakan mulai tahun 2026. Seluruh kegiatan akan dituangkan dalam dokumen Implementation of Arrangement (IA) sebagai bentuk komitmen kedua institusi. Dalam rangkaian kunjungan, delegasi FK Unila juga diajak meninjau fasilitas laboratorium unggulan UKM, seperti Laboratorium Farmasi Klinik dan Simulasi, Laboratorium Compounding dan Farmasetik, serta Laboratorium Kimia Analisis dan Instrumen. Tim delegasi FK Unila lainnya terdiri dari apt. Citra Yuliyanda Pardilawati, M.Farm (Koordinator Kurikulum Program Studi Farmasi), apt. Dwi Aulia Ramdini, M.Farm (Koordinator Persiapan Pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker/PSPPA), dan Afriyani, M.Farm. Selain peninjauan fasilitas, agenda kunjungan juga mencakup diskusi berbagi informasi dan pengalaman, termasuk peluang studi lanjut program S3 berbasis riset. Dengan kerja sama ini, Jurusan Farmasi FK Unila berharap dapat terus berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi di bidang kesehatan dan sains, serta memperkuat posisi institusi di kancah global, khususnya dalam bidang farmasi. Berita Lainnya Transformasi Jurusan Farmasi Menuju Fakultas Farmasi Tahun 2028 Farmasi FK Jalin Kerja Sama Internasional dengan UKM Malaysia The 1st Pharmacy of Lampung University Competition Prodi Farmasi Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Bagikan Postingan Ini

The 1st Pharmacy of Lampung University Competition Prodi Farmasi

The 1st Pharmacy of Lampung University Competition Prodi Farmasi BERITA April 14, 2026 Admin (Unila): Pharmacy of Lampung University Competition (Pharmalation) merupakan Kompetisi pertama dalam bidang farmasi dengan cakupan Regional Sumatera yang diselenggarakan Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila). Acara ini ditujukan untuk menjalin silaturahmi antara siswa/mahasiswa farmasi se-regional Sumatera, dan sebagai wadah bagi siswa/mahasiswa farmasi dalam belajar dan berkarya, dengan mengedepankan aspek (Knowledge-Skill-Attitude) di tiap-tiap cabang lomba yang dikemas dengan sedikit kompetisi dalam bidang farmasi. Dalam rangka mendukung upaya peningkatan eksistensi mahasiswa farmasi di bidang ilmu pengetahuan secara umum dan ilmu kefarmasian khususnya, program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung mengadakan “The 1st Pharmacy of Lampung University Competition (Pharmalation)”, sejak 14 Oktober 2020. Selain media silaturahmi antara siswa/mahasiswa farmasi se-Sumatra, kegiatan digelar sebagai sarana edukasi pengembangan potensi diri dalam lingkup farmasi bertajuk “The Role of Pharmacist on Covid2019 During New Normal Era”. Lebih dari satu tahun berjalan, Prodi Farmasi FK Unila beroperasional dan ikut serta dalam menciptakan generasi farmasi yang berkualitas dan profesional. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk kontribusi Prodi Farmasi menyediakan wadah untuk mahasiswa dan siswa berkreasi, berinovasi, berprestasi, dan berkompetisi secara sehat sekaligus memberi pengalaman belajar. Pharmalation akan diadakan setiap tahun dengan mengusung tema berbeda setiap tahunnya. Dalam Pharmalation kali ini, peserta berlaga dalam enam kategori lomba yaitu; Poster Publik, Produk Inovasi, Literature review, Video Edukasi, Cover Song, dan Rangking 1. Kegiatan diikuti 196 siswa SMK farmasi se-Sumatera dan mahasiswa fakultas kedokteran. Kategori lomba terbagi atas tiga katergori yakni, Literature Review sebanyak 27 peserta, Poster Publik 29 peserta, Video edukasi 15 peserta, Rangking 1 65 peserta, Cover Song 21 peserta, dan Produk Inovasi 39 peserta. Juri yang terlibat dalam kompetisi ini berjumlah 20 orang yaitu perwakilan BPOM Lampung, BPOM Pusat Jakarta, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dan akademisi. Rangkaian acara Pharmalation tahun ini ditutup dengan Seminar Online (webinar) Nasional dengan tema “The Role Of Pharmacist On COVID 19 During New Normal Era: Observation From Clinical And Industry Aspect”. Berita Lainnya The 1st Pharmacy of Lampung University Competition Prodi Farmasi Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Tingkatkan Branding Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unila Pasang Banner di UMKM Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Bagikan Postingan Ini

Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa

Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa AGENDA April 14, 2026 Admin (Unila): Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMA FASI) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan acara Diptalk Diki Talk, di gedung D Fakultas Kedokteran (FK) lantai tiga, Minggu, 7 Mei 2023. Kegiatan yang mengusung tema Prepare Your Best Research to Complete a Final Project Properly (Pyritinol) ini dibuka langsung Wakil Rektor bidang Akademik sekaligus Plt. Dekan Fakultas Kedokteran Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Dr. Suripto dalam sambutannya menyampaikan, acara ini sangat penting bagi para mahasiswa karena melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengetahui bagaimana langkah yang harus dilakukan dalam mempersiapkan proses kelulusannya di perguruan tinggi. Ia juga menekankan, Fakultas Kedokteran Unila telah sangat baik dalam membimbing para mahasiswanya untuk lulus tepat waktu. Tercatat, sekitar 85% mahasiswanya dinyatakan lulus dengan batas waktu 3,5 tahun yang terdiri dari jurusan kedokteran maupun farmasi. Acara Diptalk Diki Talk juga dihadiri Made Ayu Wardina, S.Farm., selaku narasumber sekaligus alumni Farmasi Unila yang lulus dengan predikat cumlaude. Pada kesempatan itu, Made memberikan materi seputar tips dan trik dalam menyusun skripsi yang sangat bermanfaat bagi para peserta. Kegiatan juga turut dihadiri Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus Plt. Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., pembina Hima, para pengurus Hima, dan peserta Digitalk. Semua pihak memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat diadakan lagi di masa mendatang untuk membantu persiapan kelulusan mahasiswa. Berita Lainnya Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Tingkatkan Branding Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unila Pasang Banner di UMKM Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Hima Fasi Unila Gelar Diptalk Diki Talk Bantu Persiapan Kelulusan Mahasiswa Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Bagikan Postingan Ini

Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB

Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB AGENDA April 14, 2026 Admin (Unila): Program Studi (Prodi) S-1 Farmasi Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) menggelar Kuliah Umum bertema “Implementasi CDOB oleh PBF dan Prospek Kerja Tenaga Kefarmasian: Antara Peluang dan Tantangannya”, Rabu, 21 Februari 2024, di Gedung A lantai dua FK Unila. Kuliah umum ini merupakan kegiatan untuk pemenuhan indikator kinerja utama (IKU) serta implementasi dari MoU antara BBPOM Lampung dan PT. Parit Padang Global dalam ranah pendidikan. Penyelenggaraan kuliah umum merupakan salah satu upaya prodi S-1 Farmasi untuk meningkatkan capaian pembelajaran dalam hal pengetahuan dan kompetensi bagi mahasiswa untuk mendapatkan gambaran pekerjaan kefarmasian di sarana distribusi obat, khususnya dalam implementasi penerapan CDOB di sarana distribusi Pedagang Besar Farmasi (PBF). Distribusi sediaan farmasi merupakan bagian yang sangat esensial dalam pemerataan akses obat PBF merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses distribusi produk obat. PBF merupakan salah satu dari fasilitas distribusi atau penyaluran sediaan farmasi yang memiliki sarana dan prasarana untuk mendukung proses operasional distribusi atau penyaluran sediaan farmasi. Seluruh tindakan operasional dilakukan oleh PBF untuk menyalurkan produk farmasi diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 tahun 2009 Tentang Pekerjaan kefarmasian dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1148/MENKES/PER/VI/2011 tentang Pedagang Besar Farmasi (Menteri Kesehatan, 2011; Presiden, 2009). PBF harus dapat mempertahankan kualitas rantai distribusi farmasi untuk penjaminan produk farmasi yang disalurkan. Penjaminan penerapan kualitas tersebut tidak mudah dan memiliki beberapa permasalahan distribusi PBF. Dalam rangka pengawasan mutu produk obat dari jalur distribusi, dilakukan pemeriksaan terhadap sarana distribusi terkait pemenuhan penerapan CDOB. Peran apoteker diperlukan untuk menjamin ketersediaan obat, BMPH, dan alkes yang aman dan bermutu sampai di sarana pelayanan kefarmasian RS, apotek, dan Klinik hingga ke tangan masyarakat. Sesuai dengan kaidah pedoman CDOB apoteker merupakan personil kunci di PBF.Kegiatan kuliah umum ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidangnya yaitu apt. Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., M.H, selaku Kepala BBPOM di Bandar Lampung dengan topik materi “Regulasi dan Kebijakan Implementasi CDOB”, dan apt. Ahmad Muharni, S.Si., Apoteker Praktisi PT Parit Padang Global (PPG) Cab. Lampung yang berlokasi di Sukabumi – Bandar Lampung dengan topik materi “Prospek kerja di Sarana Distribusi PBF serta Tantangan dan Peluangnya”. Kuliah umum ini CDOB diikuti mahasiswa angkatan 2021 yang sedang menempuh semester enam tahun ketiga. Rangkaian acara kuliah umum ini dimulai dengan acara pembukaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne Unila lalu pembacaan doa pembuka. Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana apt. Zulpakor Oktoba, S.Si., M.Farm., dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama sekaligus Ketua Jurusan Farmasi FK Unila yang membuka kegiatan ini dr. Oktafany, M.Pd.Ked. “Kuliah umum ini diharapkan memberikan wawasan, inspirasi, manfaat lebih bagi para mahasiswa untuk membaca peluang terkait pengembangan, dan gambaran pekerjaan kefarmasian di sarana distribusi PBF,” ujar apt. Zulpakor. Acara inti yang dipandu langsung moderator dari mahasiswa farmasi yaitu Alyah Rahmah Widodo selaku moderator sesi satu dan Puan Raisa Lenka yang menjadi moderator pada sesi kedua. Setelah pemaparan materi dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab serta pemberian doorprize bagi penanya terbaik yang dipilih langsung narasumber. Sebelum mengakhiri seminar, peserta diminta mengisi pengisian feedback untuk mengukur ketercapaian penyampaian muatan materi yang diterima para peserta seminar CDOB. Berita Lainnya Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Tingkatkan Branding Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unila Pasang Banner di UMKM Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Farmasi Unila Selenggarakan Kuliah Umum CDOB FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Agenda Kegiatan Kesehatan Desa Bagikan Postingan Ini

FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN

FARMASI UNILA GELAR SEMINAR CPOTB: ANTARA PELUANG, TANTANGAN DAN KENISCAYAAN Uncategorized April 10, 2026 admin Program Studi S1 Farmasi Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung menggelar Seminar Farmasi bertema “Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB): Antara Peluang, Tantangan dan Keniscayaan”, Rabu, 23 Agustus 2023 di Gedung A Lantai 2 FK Unila. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan prodi dan merupakan kegiatan untuk pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU). Penyelenggaraan Seminar CPOTB merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi bagi calon apoteker /apoteker/penanggung jawab teknis di sarana produksi obat tradisional khususnya dalam implementasi penerapan CPOTB di sarana produksi. Seperti yang diketahui, pengembangan obat tradisional sekarang dikenal dengan istilah OMAI (obat modern asli Indonesia) merupakan komoditi yang banyak digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat baik dari segala usia maupun tingkat perekonomian serta banyak dikembangkan oleh pelaku usaha. Hal ini terlihat dari penggunaannya yang semakin luas dan tingginya permintaan dan kebutuhan konsumen terhadap obat tradisional. Pemastian mutu saat produksi Obat Tradisional adalah hal penting untuk upaya perlindungan masyarakat selaku konsumen dalam mengkonsumsi obat tradisional, oleh karena itu diperlukan peningkatan pemahaman pelaku usaha atau calon entrepreneur terhadap CPOTB. Dalam rangka pengawasan post market produk obat tradisional, dilakukan pemeriksaan terhadap sarana Obat Tradisional terkait pemenuhan penerapan CPOTB. Peran apoteker diperlukan untuk menjamin obat tradisional yang memiliki efek, aman dan bermutu sampai di tangan masyarakat. Sesuai dengan kaidah pedoman CPOTB apoteker adalah personil kunci di industri obat tradisional. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidangnya yaitu apt. Niniek Ambarwati, S.Si., selaku Fungsional Analis Obat dan Makanan BBPOM di Bandar Lampung dengan topik materi “Implementasi Konsep CPOTB”, dan apt. Dany Adi Prabowo, S.Farm., Praktisi PT Dami Sariwarna yang berlokasi di Tangerang Selatan-Banten dengan topik materi “Inovasi dan Tantangan Penerapan CPOTB”. Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi FK Unila yang memiliki kekhususan berbasis agromedicine dan visi Prodi S1 Farmasi UNILA yakni menjadi Prodi Sarjana Farmasi yang unggul dengan kekhususan pemanfaatan bahan alam berbasis agrofarmasi. Salah satu misinya adalah mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang farmasi yang berorientasi kepada kepentingan akademik dan masyarakat berbasis agrofarmasi dengan pemanfaatan bahan alam. Seminar CPOTB diikuti oleh para dosen farmasi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung yang memiliki Prodi Farmasi seperti ITERA, Universitas Malahayati, STikes ADILA, Universitas Tulang Bawang, AKFAR CEFADA, dan lainnya, Dosen FMIPA dan FP Unila, serta alumni farmasi pertama Farmasi UNILA angkatan 2019. Rangkaian acara seminar dimulai dengan acara pembukaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Unila lalu pembacaan do`a pembuka. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana apt. Zulpakor Oktoba, S.Si., M.Farm dan Ketua Jurusan Prodi Farmasi FK Unila sekaligus membuka kegiatan ini, dr. Oktafany, M.Pd.Ked. Disela – sela acara, disuguhkan pulan persembahan lagu klasik daerah Lampung “Sebik Hati” yang dibawakan secara khusus oleh mahasiswa farmasi Unila. “Seminar ini diharapkan memberikan wawasan, inspirasi, manfaat lebih bagi para peserta untuk membaca peluang terkait pengembangan obat tradisional terutama industri ekstrak bahan alam seperti UKOT, UMOT dan IOT di Lampung dan di Indonesia.”, ujar apt. Zulpakor. Acara inti yang dipandu langsung oleh apt. Ihsanti Dwi Rahayu, M.S.Farm yang menjadi moderator pemateri pertama dan kedua. Setelah pemaparan materi dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab serta pemberian doorprize bagi penanya terbaik yang dipilih langsung oleh narasumber. Sebelum mengakhiri seminar, peserta diminta mengisi post test dan pengisian feedback untuk mengukur ketercapaian penyampaian muatan materi yang diterima oleh para peserta seminar CPOTB. Berita Lainnya Mahasiswa KKN Unila Desa Budi Lestari Resmi Menyerahkan Peta Desa kepada Perangkat Desa Penyelesaian Rocket Stove oleh Mahasiswa KKN Unila di Balai Desa Budi Lestari Tingkatkan Branding Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unila Pasang Banner di UMKM Desa Budi Lestari Agenda Lainnya Agenda Musyawarah Desa Agenda Kegiatan Masyarakat Agenda Kegiatan Kesehatan Desa Bagikan Postingan Ini